"...banyak nash-nash didalam alquran, yang memerintahkan kita untuk banyak berdzikir mengingat Allah -subhanahu wataala - disetiap pekerjaan yang kita lakukan. Hadist-hadist sohih juga terdapat begitu banyak yang memperkuat kewajiban dzikir mengingat Allah -subhanahu wataala- dalam setiap aktivitas sehari-hari" [#al noor]
Iman menjadi alasan mengapa seseorang mau melakukan perintah-perintah Allah -subhanahu wataala-, kewajiban-kewajiban yang disyariatkan, dan selalu ingin ta'at menjalankan ibadah kepada-Nya. Dengan berdzikir mengingat Allah -subhanahu wataala- kita akan merasakan manisnya iman dan indahnya amal yang kita lakukan.
Alangkah hebatnya pengaruh dzikir bagi seorang muslim. Dzikir mengingat Allah akan menentramkan hati yang gundah, tidak tenang. Menyelesaikan perkara yang berat menjadi mudah dan ringan. Masalah terasa tuntas, berkurang dan seperti telah terselesaikan dengan dzikir yang benar-benar karena Allah -subhanahu wataala-. Tidakkah kita mau untuk mendapatkan keterangan hati, ketentraman dan merasa kecukupan alias tidak butuh sesuatu selain Allah - subhanahu wataala-?
Allah -subhanahu wataala- selalu memperhatikan kita, setiap detik dari kehidupan yang kita jalani ini. Ia melihat dan menyaksikan setiap gerak-gerik kita. Ia memperhatikan masalah-masalah kita. Namun, tidak akan kita rasakan kehadiran-Nya melihat, menyaksikan dan memperhatikan kita kecuali dengan dzikir mengingat-Nya pula. Selama kita ingat, maka selama itu pula Ia mengingat kita. Atau, selama kita menginginkan kemudahan dengan bantuan-Nya, maka selama itu pula Allah -subhanahau wataala- mendengar doa-doa kita. Dan setiap doa yang kita lantunkan, akan dijawab oleh-Nya. Jawaban doa-doa kita mungkin secara langsung (di dunia) atau tidak.
#al noor #dzikir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar