Berharap kepada dunia adalah kerugian yang sangat besar jika tanpa iman kepada Sang Pencipta dan Pemberi semua ini yaitu Allah Subhanahu wataala. Sedangkan akhirat, jika ia menjadi tujuan maka tiada yang akan di sesali kecuali kebahagiaan yang abadi selama-lamanya. Kita akan merasakan kehidupan yang sebenarnya di tujuakan oleh Allah Subhanahu wataala keada hamba-hamba-Nya.
Tampilkan postingan dengan label Nasihah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasihah. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 April 2012
Jangan Lupa
Jangan lupa dengan kewajiban mu.
Jangan lupa siapa yang menciptakan mu.
Jangan lupa untuk akhirat mu.
Jangan bermaksiat kepada Allah Subhanahu watalaa.
Jangan lupa untuk menuntu ilmu setiap harimu.
Jangan lupa untuk berdoa.
Jangan lupa untuk mengikhlaskan niat untuk Allah subhanahu wataala.
Sabtu, 10 Maret 2012
Khusuk
Khusuk dalam shalat,,,
Kewajiban shalat untuk seorang hamba adalah perintah yang
mutlak dari Allah swt.
Mendirikannya adalah rasa tunduk dan patuh kepada-Nya.
Dalam hal ibadah, semua sangat berkaitan dengan niat
dalam hati, ketika pelaksanaan.
Niat… Ya niatlah, yang membedakan ibadah seseorang.
Bagus atau tidaknya suatu ibadah
tergantung pada niat dalam hati.
Shalat bukan hanya sekedar tubuh atau jasad. Tapi, hati
juga harus mengikuti gerakan shalat.
Nah, disinalah kita mengatakan mendirikan shalat, bukan
melaksanakan.
Khusuk dalam shalat adalah bukti bahwa kita telah
mendirikan shalat.
Khusuk itu terlahir dari hati seorang hamba yang sedang
shalat. Apa pun gerakan shalat nya, hati juga ikut serta dalam mengingat Allah
taala.
Rabu, 07 Maret 2012
Hidayah, itu Istimewa
Sahabat ku …
Hidayah Allah itu harus di kejar, dan butuh perjuangan. Untuk mendapat hidayah ini, kita harus berusaha-dan terus berusaha.
Hidayah Allah itu harus di kejar, dan butuh perjuangan. Untuk mendapat hidayah ini, kita harus berusaha-dan terus berusaha.
Saudara-saudara ku …Tiada yang lebih bahagia nanti di akhirat kecuali orang-orang yang mendapat hidayah dari Allah selama hidup di dunia. Sehingga ia mampu mempersiapkan bekal yang baik untuk kehidupan akhiratnya.
Sahabat ku …
Dalam mencari kehidupan
di dunia, kita sangat membutuhkan hidayah dari Allah …
Karena hidayah Allah
di dunia adalah harta yang paling mahal di dunia …
Rabu, 29 Februari 2012
Ku Lihat …
Zaman sekarang adalah
tantangan anak remaja dan seluruh umat islam. Maksiat bertebaran dimana-mana.
Rasa malu telah hilang dari hati umat. Ajaran Islam sudah mulai ditinggalkan
oleh umat islam itu sendiri.
Shalat berjamah, yang
merupakan kebiasaan orang-orang soleh sudah di tinggalkan. Ajaran islam sudah
tidak di abaikan.
Zaman sekarang, kebanyakan
umat islam sudah menjadi budak bagi hawa nafsunya. Zina pun sudah biasa terjadi
di kalangan remaja islam, dan umat secara keseluruhan.
Paling Enak Bicara Taubat

Sahabatku, saudara-saudara sekalian!
Dalam tulisan ini, yang
ingin saya sampaikan. Pesan penting yang mudah-mudahan dapat memberikan
pelajaran yang baik. Pesan untuk hamba-hamba Allah yang lalai (seperti
kita-kita ini). Nasehat untuk hamba-hamba Allah yang menjauh dari rahmat-Nya. ‘sungguh
Allah Taala tidak menzholimi mereka, tapi merekalah yang menzholimi diri mereka
sendiri’ (alquran).
Sebelum kita berbuat lebih
banyak dalam hidup ini, mari sejenak mengingat kembali tujuan hidup di dunia
ini. Dan juga sejenakmengetahui apa sih Dunia yang kita tinggali ini? …
Zaman sekarang ini sudah
bukan zaman adanya Rasul sollallohualaihiwasallam, para Sahabat RA, dan masa
Tabiin yang soleh. Karena zaman kita sudah zaman kemewahan dan kesenangan.
Zaman yang melalakan kita dari mengingat Allah, menjauhkan kita dari ajaran
Islam,dan mendekatkan kita kepada maksiat dan kufur nikmat, dan naudzubillah,
kita bisa kafir gara-gara lebih takut kepada selain Allah subhanahu wataala.
Oleh sebabnya, saya punya nasehat, mari sama-sama kita baca dan pelajari ayat alquran di bawah ini ;
“ Demi masa, sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, beramal sholeh, dan mereka yang saling nasehat-menasehati dalam kebenaran dan dalam bersabar (karena) Allah taala"
Ayo, kita lebih
mendekatkan diri kepada Allah taala, dan lebih rajin menuntut ilmu. Karena
dengan banyak ibadah (pendekatan diri kepada Allah), dan ilmu diri kita akan
terjaga dari kelalaian, insya Allah …
Paling Indah Kalau Hati Dekat dengan Allah
Sahabatku,
saudara-saudaraku sekalian…!!
Kesuksesan hakiki, adalah
mengenal Allah dengan baik. Tujuan penciptaan manusia adalah untuk mengenal
Allah taala dengan ibadah-ibadah yangb dilakukan. Bukan untuk mengumpulkan harta, memperbanyak tanah dan belbagai kesenangan dunia lainnya.
Karena dunia dan segala isinya sangat ‘murah’ bahkan bisa dikatakan tidak berharga. Kecuali orang alim ( berilmu
) dan yang menuntut ilmu ( mutaallim )
Namun, sekarang ini, sudah
banyak yang tidak paham makna kesuksesan itu.
Sahabatku, yang paling
indah adalah saat mengenal Pencipta, di saat hati mendekat dengan Allah
subhanahu wataala.
Ayo…
Kita perbaiki tujuan
hidup, kita pelajari agama dan syariat dengan baik. Supaya sukses dalam hidup,
insya Allah …
#nasihah
#nasihah
Mati Dalam Keadaan Husnul Khotimah
Saudara-saudara
sekalian…!!
Hidup dunia ini hanyalah
sementara, sebentar tapi banyak yang tidak menyadari. Tidak sedikit orang yang
beranggapan bahwa dunia adalah hakikat kehidupan yang sesungguhnya. Pemahaman
seperti ini adalah sangat kelitu besar. Karena di dalam alquran dan
hadist-hadist Rasululloh sollallohualaihi wasallam, banyak sekali yang
menerangkan, mengenai arti kehidupan yang sebenarnya, dan usia hidup di dunia
yang sesungguhnya.
Semua yang hidup pasti
akan mati. Seorang ustad, ulama, Direktur, presiden, dan siapapun dia, atau
apapun profesinya, pasti juga akan mati. Manusia mati, untuk menghadapi hidup
yang selanjutnya, hidup yang kekal selama-lamanya. Nah, kehidupan yang
membutuhkan bekal yang banyak.
Apakah bekal itu? .. amal
soleh dan amal kebaikan jariyah. Ya.. cuman ini, amal dan kebaikan selama di
dunia.
Hidup di dunia adalah
persiapan menuju hidup di akhirat. Maka, dalam kebaikan adalah cita-cita dan
impian seorang muslim. Insya Allah saya dan kita semua termasuk yang mendapat
bekal banyak untuk kehidupan yang hakiki itu.
Dunia Menjadi Lading Ibadah
Insya Allah, kita semua
akan mendapatkan kehidupan yang sederhana alias berkecukupan. Insya Allahu
taala…
Karena dengan sifat
kesederhanaan lah kita akan mendapatkan kesenangan hati. Kebebasan waktu untuk
beribadah kepada Allah taala.
Dunia adalah tempat kita
mengumpulkan bekal untuk kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan yang kekal abadi
selama-lamanya. "Dunia ini terlaknat,
termasuk semua yang ada di dalamnya, kecuali seorang alim dan mutaallim’ . Itulah hadist Rasulullohsollallohualaihiwasallam, kepada umatnya. Beliau
berpesan kepada kita untuk senantiasa beramal-dan terus beramal. Bersiap-siap
dan terus bersiap-siap.
Menjadikan dunia menjadi
lading amal adalah pilihan orang-orang cerdas.
Bersiap-siap dengan bekal
sebanyak-banyaknya untuk akhirat adalah pilihan utama dalam kehidupan di dunia
ini, insya Allah ..
Senin, 30 Januari 2012
Pendidikan yang Profesional
Seiring dengan banyaknya
kebutuhan orang tua yang harus meninggalkan anak-anak dan keluarga, maka perhatian mereka
kepada anak-anaknya pun semakin berkurang. Sehingga anak-anaknyapun ‘lepas’ dari
perhatian.Hal seperti ini, adalah
kejadian yang sudah banyak kita saksikan. Fenomena hilangnya perhatian seorang
ayah dan ibu, karena kebutuhan yang
harus dilakukan.
Adapun yang ingin saya tuliskan
ini adalah bagaimana besarnya perhatian orang tua yang di harapkan?
A.
Pendidikan Itu sangat
penting
Didalam Islam, kita tidak perlu mencari alasan
mengapa seorang anak itu harus kita didik. Karena, Rasul SAW. sudah menerangkan
di banyak hadist dan berbagai kesempatan akan pentingnya pendidikan. Saya akan
menuliskan hadist berikut ini, “ sesungguhnya saya di utus oleh Allah untuk
menyempurnakan akhlak”. Nah, akhlak itulah pendidikan yang harus kita tanamkan.
B.
Orang tua adalah Penentu
Masa Depan Anak
Menurut saya ini tidak
berlebih-lebihan untuk saya tulis.
Karena memang memang kita akui, bahwa orang
tualah yang paling berpengaruh di mata seorang anak.
Disinilah kita butuhkan orang tua yang mendidik dengan
professional.
“Anak yang Cerdas terlahir dari orang tua yang mendidik
dengan Islam, profesional.”
#akhlak #islam
Cerdaskan _
Waktu yang baik untuk
mencerdaskan otak adalah dimasa muda. Karena, menghafal di waktu muda itu
adalah kesempatan yang sangat tepat untuk mencerdaskan otak. Berpikir menjadi
orang cerdas adalah suatu kebijakan. Otak di gunakan untuk berpikir. Kebiasan
seperti ini merupakan kebaikan yang sangat penting dimasa remaja dan anak-anak.
Karena otak yang cerdas sangat
di butuhkan oleh umat Islam saat ini, yaitu Ulama yang punya kecerdasan dan
intelektualitas yang tinggi. Semoga,
Label:
Motivasi,
Nasihah,
Pengembangan Diri
Minggu, 29 Januari 2012
Tetaap Aja, ^_^ oke !
Kenapa diam ? … Kenapa tidak
berusaha sebagaimana semula? … Kenapa menyerah dan putus asa? …Tidak kah kamu
dengar Allah Ta’ala Maha Pengasih dan Penyayang? …
Sebagai seorang mukmin, maka
kita harus selalu semangat dalam berkarya, karena iman kita kepada Allah SWT.
adalah semangat dan kekuatan. Tanpa iman maka hidup tidak akan teratur.
Meyakini Allah SWT. dekat dan
selalu Baik kepaa hambaNYa.
Berbuat dan melakukan kewajiban
harus dengan atas nama Allah SWT. yang Maha Agung, bukan yang lain.
Tidak ada alasan untuk putus
asa, karena hanya orang kafir yang tidak mendapat rahmat Allah SWT.
Demikian “coretannya” semoga,
29 Januari 2012, Beirut Jua.
Kamis, 10 November 2011
Muslim yang Menjaga Sholatnya
Alhamdulillah, saya ucapkan kepda Allah swt., Pemberi nikmat dan segala kesenangan kepada Hamba-hambaNya, atas kesempatan yang masih diberikan-Nya kepada sy untuk menulis.
Tulisan ini sy beri judul : MENUJU MUSLIM YANG MENCINTAi ALLAH SWT
Semoga bermanfaat!
Bagi yang sudah terbiasa untuk melangkahkan kaki menuju rumah Allah ( baca: mesjid ) mungkin tidak masalah bila setiap hari harus kemesjid untuk salat berjamaah lima waktu s'ari s'malam, iya kan? ataupun kalau mesjd itu dekat dgn nya, mislny dkt dgn rmh/ kost, dekat dgn kampus, atau d tempt yang slalu akan menmukan mesjd dgn mudah.
Akan tetapi, terkadang walaupn mungkin banyk d antra qTa yg sudah begt dekat dengan mesjid, tapi masih SUanGat berat untk mengglkankan pekrjaan laen, demi sholat jama'ah. Hal itu sngat srg trjd pd diri kita yg sudah mengaku MusLim, iman kepd Allah, Rasul, dan tentunya 6 rukun iman yg laenny.
Hal yg ingin sy sampaikn adalh, bagimana carany untk bisa ke msjId dgn Sahel alias suhulah aliys mudah? Tapi, ingat loh, jangan pernah katakan '' alah, salat aja udah sukur :) “,,, naudzu billahi min dzalik!!!
Sblm sy lanjtin, mari kita lihat sejenak ayat yang sangat menarik berikut ini.
'' Sungguh, Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku" ( Qs.Taha [20] :14 )
"Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan salat." (QS. At-Taubah [9]:18).
Di dlm ayt pertama, kita umt islam, d prnthkn oleh Allah utk mndrikn salat, yg tujuan utamany adlh untuk mengingt Allah, Tuhan kita. Salat yg d mksd tentunya sdh sama-sm kita kthui adlh yg 5 (subuh, dzuhur,asar, maghrib dan isya).
Nah, utk mnjwb pertanyaan yang menjadi topik utama tlisan ini, sy akan menjelskan dbwh ini mngenai usaha yg harus.. rus.. rus kita ingat dan kalau perlu untuk d lakukan, lakukan dan laksanakanlah, insya Allah hati kita yg akan mmbawa kita ke msjid :)
1. Tahukah kita, kalau ayat di ats mnnjukkn bahw salat itu perintah Allah yg d tuju kpd manusia (islam), dan setiap waktnya akn dtg, pasti kita akn mendngr panggiln dr mesji-mesjid ,melalui azan. secara tidak langsung bahwa sebenarnya Allah lah yang memanggil kita untuk salat di mesjid. jadi, kalau kita sambut panggilan azan, berarti kita telah beriman kpd Allah, tunduk dan patuh kpd Allah, setia kpd Allah, yakin kpd syariatNya.
Namun, kalau sebaliknya berarti pd saat itu telah kita bantah perntah Allah, alias ingkar,naudzu billah,. Kita sia-siakan amanah yg di berikan-Ny, kita menjauh dari Nya ketika Ia memnggl, sekali lagi, na'udzu billahi min dzalik,. Saya sudah tidak bisa m'bayangka betapa durhakanya kita kepada tuhan kita. Alangkah beraninya kita menolak panggilan-Nya. Tidakkah kita sadari bhw yg ada saat ini, semuanya y berwujud adalh ciptaan-Nya, karunianya, bentuk kasih dan sayg-Nya. kita sehat adalah dari-Nya. lambung, jantung, otak, dan bahkan nyawa kita adalah rezki dariNya, yang semuanya adalah pinjaman kita alias amanah dan sangat kita butuhkan setiap saat, setiap hari, setiap jam dan setiap detik dari kehidupan kita. Dan saat ini, ruh kita ada pada-Nya. Tidak kah kita sadari ? :)
Bukankah dengan meningglkan panggilan-Nya, karena sesuatu yg laen yg mnurt kita lbh penting, pertanda bahwa kita tdk berterima kasih kepada-Nya. Tidakkah kita peduli dgn panggilan-Nya hanya karena kesibukan kita. Maka, sejenak,,, mari salat, ayo salat. tinggalkan yg laen demi Allah, untuk Allah, karena Allah. Berikan tanda iman kita kepadaNya dgn bersegera mendatangi panggiln-Nya. karena mesjid adalh rumah Allah, penuh dgn keberkahan. Berkah berarti sukses. Sukses berarti kebahagiaan. Rumah Allah adalah kebahagiaan bagi hamba-hambaNya. Bayangkan ketika azan, Allah berarti memanggil kita untuk bahagia, memanggil hamba-Nya untuk sukses.
Masihkah kita tidak mau mendatangi panggilan-Nya, naudzu billahi min an natruka an-nidaa, amin.
2. Mesjid adalah rumah keberkahan. Rumah Allah di bumi adalah mesjid :)
Alangkh bhgianya pencinta mesjid.. kaalau ia pelajar misalnya, seblum bergkat kesekolah ia menginjkkan kakinya terlebh dahulu d mesjid untuk salat subuh. Begitu juga halnya dgn mahasswa/i, pegawai dan yang lainnya. Hidupny akan penuh dengan keberkahan, kesuksesan dan kebahagiaan. Dan yang demikian itu hanya ada pada diri umat Islam. Maka, berbahagialah kita yang mau jadi orang sukses, orang bahagia. (yaitu) orang-orang yang apabila ingin melangkahkan kakinya untuk berkarya, mereka tidak lupa untuk terlebih dahulu ke mesjid untuk mendapatkan keberkahan di rumah Allah. Ia akan terlebih dahulu salat untuk mengingat Allah. Masihkah kita tidak mau untuk menjadi orang-orang pilihan itu?? :)
3. Untuk yang ketiga ini saya akan paparkan beberapa manfaat salat berjamaah.
Tapi, sebelum membacanya, mari kita berniat dalam hati kita bahwa dengan sungguh-sungguh kita akan melaksanakn salat berjamaah setiap waktunya di mesjid dalam keadaan apapun. Karena manfaat ini tidak akan kita dapatkan kecuali dengan kesungguhan kita, dan kuatnya tekad dalm hati kita serta besarnya cinta kita kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha penyayang kepada hamba-hambaNya.
Adapun keutamaan salat berjama'ah dapat diuraikan sebagai berikut:
- Berjama'ah lebih utama dari pada salat sendirian. Rasulullah SAW bersabda: "Salat berjama'ah itu lebih utama dari pada salat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar RA)
- Dari setiap langkahnya diangkat kedudukannya satu derajat dan dihapuskan baginya satu dosa serta senantiasa dido'akan oleh para Malaikat. Rasulullah SAW bersabda: "Salat seseorang dengan berjama'ah itu melebihi salatnya di rumah atau di pasar sebanyak dua puluh lima kali lipat. Yang demikian itu karena bila seseorang berwudhu dan menyempurnakan wudhu'nya kemudian pergi ke masjid dengan tujuan semata-mata untuk salat, maka setiap kali ia melangkahkan kaki diangkatlah kedudukannya satu derajat dan dihapuslah satu dosa. Dan apabila dia mengerjakan salat, maka para Malaikat selalu memohonkan untuknya rahmat selama ia masih berada ditempat salat selagi belum berhadast mereka memohon: "Ya Allah limpahkanlah keselamatan atasnya, ya Allah limpahkanlah rahmat untuknya.' Dan dia telah dianggap sedang mengerjakan salat semenjak menantikan tiba waktu salam." (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Huraira RA, dari terjemahan lafadz Bukhari).
- Terbebas dari pengaruh/penguasaan setan. Rasulullah SAW bersabda: "Tiada tiga orangpun di dalam sebuah desa atau lembah yang tidak diadakan di sana salat berjama'ah, melainkan nyatalah bahwa mereka telah dipengaruhi oleh setan. Karena itu hendaklah kamu sekalian membiasakan salat berjama'ah sebab serigala itu hanya menerkam kambing yang terpencil dari kawanannya." (HR. Abu Daud dengan isnad hasan dari Abu Darda' RA).
- Memancarkan cahaya yang sempurna di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda: "Berikanlah khabar gembira orang-orang yang rajin berjalan ke mesjid dengan cahaya yang sempurna di hari kiamat." (HR. Abu Daud, Turmudzi dan Hakim).
- Mendapatkan balasan yang berlipat ganda. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang salat Isya dengan berjama'ah maka seakan-akan ia mengerjakan salat setengah malam, dan barangsiapa yang mengerjakan salat shubuh berjama'ah maka seolah-olah ia mengerjakan salat semalam penuh. (HR. Muslim dan Turmudzi dari Utsman RA).
- Sarana penyatuan hati dan fisik, saling mengenal dan saling mendukung satu sama lain. Rasulullah SAW terbiasa menghadap ke ma'mum begitu selesai salat dan menanyakan mereka-mereka yang tidak hadir dalam salat berjama'ah, para sahabat juga terbiasa untuk sekedar berbicara setelah selesai salat sebelum pulang kerumah. Dari Jabir bin Sumrah RA berkata: "Rasulullah SAW baru berdiri meninggalkan tempat salatnya diwaktu shubuh ketika matahari telah terbit. Apabila matahari sudah terbit, barulah beliau berdiri untuk pulang. Sementara itu di dalam masjid orang-orang membincangkan peristiwa-peristiwa yang mereka kerjakan di masa jahiliyah. Kadang-kadang mereka tertawa bersama dan Nabi SAW pun ikut tersenyum." (HR. Muslim).
- Membiasakan kehidupan yang teratur dan disiplin. Pembiasaan
ini dilatih dengan mematuhi tata tertib hubungan antara imam dan
ma'mum, misalnya tidak boleh menyamai apalagi mendahului gerakan
imam menjaga kesempurnaan shaf-shaf salat. Rasulullah SAW bersabda:
"Imam itu diadakan agar diikuti, maka jangan sekali-kali kamu
menyalahinya! Jika ia takbir maka takbirlah kalian, jika ia rukuk
maka ruku'lah kalian, jika ia mengucapkan 'sami'alLaahu liman
hamidah' katakanlah 'Allahumma rabbana lakal Hamdu', Jika ia sujud
maka sujud pulalah kalian. Bahkan apabila ia salat sambil duduk,
salatlah kalian sambil duduk pula!" (HR. Bukhori dan Muslim,
shahih).
- Dari Barra' bin Azib berkata: "Kami salat bersama Nabi SAW. Maka diwaktu beliau membaca 'sami'alLaahu liman hamidah' tidak seorang pun dari kami yang berani membungkukkan punggungnya sebelum Nabi SAW meletakkan dahinya ke lantai. (Jama'ah)
-
Merupakan pantulan kebaikan dan ketaqwaan. Allah SWT berfiman:
"Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah
orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap
mendirikan salat." (QS. 9:18).
Ada banyak nilai keutamaan salat berjamaah seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Saw dengan Sahabat-Sahabat. Dan apa yang di jelaskan dalam tulisan singkat ini hanyalah sebagian saja. Masih banyak nilai-nilai yang lain yang tentunya belum 'penulis' tuliskan.
Jika kita masih merasa salat di masjid
itu sulit, maka buat apa kita mengaku beriman kepada Allah. Sungguh
sangat sedih hati kecil yang mendamba cinta Ilahi. Ketika ia
mendengar panggilan tuhan, kita pun menolaknya. Apakah kita masih
tidak memperdulikan panggilan-Nya? Jangan sampai itu terjadi lagi,
dan kita berharap selalu mendapat hidayah Allah.
“Allahummar zuqna 'amalan yuqorribuna ilaik,amin”
wallahu a'alam :)“Allahummar zuqna 'amalan yuqorribuna ilaik,amin”
abdurrohman
Rabu, 17 Agustus 2011
Untuk Berbagi #al noor
Iman kepada Allah harus selalu di tingkatkan dan di jaga keberwujudannya.
karena kalau kita tidak begitu peduli dengan keadaan iman kita, maka suatu saat dimana kita tidak sadar bahwa sesungguhnya hati kita telah dipenuhi oleh titik-titik hitam yang sangat menghancurkan akhlaq dan ibadah kita kedepannya.
Tiap hari kita harus selalu berbuat untuk mengisi apa yang sudah kita miliki di dalam hati kita agar ia tidak berkurang dan menambah rasa cinta kepada Pemilik kehidupan kekal abadi untuk selama-selamanya, Allah 'azza wa jalla.
Jangan pernah kita biarkan hati kita lalai dengan tipuannya, ketika kita ingin bergerak satu langkah saja maka kita harus niatkan dengan baik. kita katakan didalam hati untuk berbuat karena Allah, dan amaln kita hanyalah untuk Allah semata, karena LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH
#rahmat
karena kalau kita tidak begitu peduli dengan keadaan iman kita, maka suatu saat dimana kita tidak sadar bahwa sesungguhnya hati kita telah dipenuhi oleh titik-titik hitam yang sangat menghancurkan akhlaq dan ibadah kita kedepannya.
Tiap hari kita harus selalu berbuat untuk mengisi apa yang sudah kita miliki di dalam hati kita agar ia tidak berkurang dan menambah rasa cinta kepada Pemilik kehidupan kekal abadi untuk selama-selamanya, Allah 'azza wa jalla.
Jangan pernah kita biarkan hati kita lalai dengan tipuannya, ketika kita ingin bergerak satu langkah saja maka kita harus niatkan dengan baik. kita katakan didalam hati untuk berbuat karena Allah, dan amaln kita hanyalah untuk Allah semata, karena LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAH
#rahmat
Selasa, 16 Agustus 2011
I ♥ al-Quran II
Ketahuilah, alquran membimbing kearah yang benar. Membawa setiap insan menuju kebahagiaannya manusia di dunia dan di akhirat. Semua ayatnya adalah wahyu yang diberikan kepada Muhammad saw agar disampaikan kepada seluruh umat di muka bumi ini.
Sebelum di utusnya Nabi Muhammad -Sollallohu alaihi wasallam-, dunia ini penuh dengan kegelapan yang sangat zholim. Namun, semuanya menjadi baik dengan kedatangan Nabi saw dan alquran yang menjadi mukjizatnya. Cahaya kebenaran mulai bersinar. Islam ditegakkan. Syariat Allah di bangkitkan dan dijalankan dengan baik. Sehingga kehidupan semakin tentram.
Kitabullah yang sangat luar biasa dipuji oleh Allah, Rasulnya dan para malaikat. Kitab yang tidak akan berubah sampai kapanpun, baik isi maupun kandungan maknanya. Karena Allah telah berjanji akan menjaganya hingga waktu yang telah ia tentukan.
Inilah mukjizat Agung, yang di terima oleh Rasulullah, Nabi terakhir.Memberikan cahaya di kegelapan hidup masyarakat jahiliyah.
Alquran yang berisikan ilmu disegala bidang yang diperlukan oleh manusia.Inilah harta pusaka yang ditinggalkan oleh Rasul saw setelah wafatnya untuk kita digunakan dalam hidup dan kehidupan kita.
...
Ayo...
Kita cintai alquran, kitabullah dan membacanya setiap hari. Jangan biarkan hari kita gelap karena tidak adanya ayat alquran yang dibacakan dalam sehari.
Isilah hari-harimu dengan bacaan-bacaan alquran.
I ♥ Masjid
Mesjid sebagai tempat berkumpul jama’ah Muslim bersaf-saf yang sangat luar biasa indahnya untuk beribadah kepada Allah Rab semesta alam yang kian hari semakin sepi.
Saya menemukan mesjid yang dibangun mewah. Baitullah yang penuh dengan berkah, kesuksesan dan keberuntungan. Masyarakat muslim saat ini sudah malas mendatangi mesjid. Bahkan, hampir setiap mesjid hanya memiliki jama’ah yang sangat sedikit.
Tahukah kita ...
Hanya orang-orang yang tidak ingin mendapatkan ridho Allahlah yang malas kemesjid untuk melaksanakan shalat. Seakan mesjid menyeleksi siapa yang benar-benar beriman kepada-Nya dan siapa yang tidak. Maka, Orang yang ketika mendengar azan kemudian dengan serta merta ia melangkahkan kakinya kemesjid, inilah orang yang benar-benar membesarkan Allah. Sedangkan orang yang lalai dari azan, mereka itulah orang-orang yang membesarkan selain Allah, membesarkan dunia dengan isinya. Padahal shalat itu sendiri lebih baik dari dunia dan segala isinya.
...
Panggilan azan adalah panggilan Allah. Ketika seorang muazdin berkata ”hayya ’alas sholah”, hal itu sama dengan panggilan Allah kepada hambanya yang beriman. ”ayo sholat...mari sholat”... Maka orang yang benar-benar beriman dan bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah pasti ia akan serta merta memenuhi panggilan Allah SWT.
Langganan:
Postingan (Atom)


