Tampilkan postingan dengan label Pengembangan Diri #al noor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengembangan Diri #al noor. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Maret 2014

Ilmu Sebagai Perantara (l washelah laa ghayah)

Banyak org mencari ilmu, untuk dapat kerjaan denga ijazah yang ia dapatkan di Kampusnya. Tidak sedikit juga yang mencari ilmu dengan niat agar bias mengajarkan ilmunya bagi orang lain. Keduanya merupakan salah dua contoh tipe para pelajar, mahasiswa atau orang yang sedang mencari ilmu. Tapi manakah yang tentunya menjadi pilihan terbaik Anda ? Manakah yang bias kita contoh ?

 Ilmu adalah an-nuour, cahaya yeng bersinar di hati seorang mukmin dan yang mencari ilmu. Menerangi hati untuk selalu berbuat dan beramal didunia hanya untuk Allah SWT. Semakin lama ia mencari ilmu, maka semakin banyak lah pancaran sinar ilmu itu di dalam dirinya sehingga perbuatan nya selama 24 jam setiap harinya memancarkan sinal ilmu yang ia pelajari. Inilah yang dinamakan akhlak, pancaran cahaya ilmu terlihat di kehidupan para pencarinya

Apabila seseorang dengan usaha yang maksimal dan semangatnya menecari ilmu untuk dpt menjadi pribadi yang mulia, diridhai oleh Tuhan maka ia telah sampai pd makna ilmu spt yang sudah kita coba definisikan diatas. Dengan ilmu kita mengenal makna kehidupan, juga dengan ilmu kita mengenal Allah SWT, dari kekuasaan nya yang tersebar di alam semesta. [wallah a’lam bis shawab]

Selalu Berkarya

Ilmu adalah an-nuour, cahaya yeng bersinar di hati seorang mukmin dan yang mencari ilmu. Menerangi hati untuk selalu berbuat dan beramal didunia hanya untuk Allah SWT. Semakin lama ia mencari ilmu, maka semakin banyak lah pancaran sinar ilmu itu di dalam dirinya sehingga perbuatan nya selama 24 jam setiap harinya memancarkan sinal ilmu yang ia pelajari. Inilah yang dinamakan akhlak, pancaran cahaya ilmu terlihat di kehidupan para pencarinya.

Akhlak begitu penting untuk dibicarakan. Islam datang dimuka bumi, melalui utusan Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak manusia.  Nabi Muhamad adlh suri tauladan umat islam dalam mengamalkan akhlak, mencari ilmu dan dalam segala hal.

Renungan!’
Kalau Anda sedang mencari ilmu, dan ilmu Anda belum memberikan ketenangan dalam kehidupan berarti ada yang kurang dalam ilmu atau jalan yang Anda tempuh untuk ilmu itu.

Kalau Anda saat ini mencari ilmu tapi ilmu yang Anda dapatkan belum memberikan akhlak yang baik di hadapan orang lain, adalah hal tsb merupakan tanda bahwa Anda belumlah Pencari ilmu yang benar, sesua dengan makna dan definisi ilmu serta tujuan dari mencari ilmu tsb.

Lakukanlah hal tsb dibawah ini:
Perbaikilah Niat atau tujuan Anda dari sekarang, karena :
1.       Ilmu itu milik Allah SWT. Apapun bentuk dan disiplinnya. Percayalah bahwa Anda akan mencarinya dan menggapainya

2.       Ilmu adlah perantara bukan tujuan. Ilmu yang kita cari adlah alat untuk bias mengenal Allah SWT, mengabdi sesuai syariat yang diturunkanNya, dan mencari RidhaNya (dunia-akhirat)

3.       Mintalah ilmu kepada Tuhan, karena Para Nabi dahulu juga berdoa pd Nya dan meminta agar supaya ilmu mereka ditambah.


(inilah tulisan pagi sabtu kali ini dari hamba Allah SWT yang sedang dalam perjalanannya mencari cahaya dan ingin menyinari bumi Pertiwi dandunia dengan cahaya Islam) Jazakumullah Khairan, Wabarokallah fiekum …

Kamis, 14 Februari 2013

Menikmati Senyuman Yang Indah

Mengingat sudah semakin majunya teknologi canggih setiap harinya didalam kehidupan ini, tentu menandakan bahwa menikmatinya pun sudah bisa dirasakan bagi setiap orang yang mau. Bahaginya dengan menikmati setiap produk-produk yang semakin canggih muncul dipasaran.

Sebagai, orang biasa yang merasakan banyak kesusahan dan kesulitan setiap harinya, dapat merasakan nikmatnya kalau bisa merasakan produk-produk canggih itu.

Tapi, semua akan indah pada waktunya. Hanya itu yang selalu menjadi motivasi dan semangat untuk terus melakukan sesuatu hal. Dan harapannya adalah suatu saat nanti bakal merasakan indah nya senyum yang terpancar di wajah dan menikmati produk canggih-canggih. hehehe.. POKOKnya SEMANGAT AJAH :D

Kamis, 13 Desember 2012

Selamat Mencoba, Sobat :D

Percaya diri, berani melewati 'susah'nya perjalanan. Proses menjadi satu keutamaan perjalanan yang pasti dilalui. Menyadari proses berarti merasakan betapa besarnya keprcayaan yang perlu di siapkan. Juga, membuktikan bahwa keberanian menjadi sikap yang harus di perjuangkan.

Terus, Apa lagi ?
Disamping itu, seseorang harus bisa menjaga mental-mental yang membuat selalu berdiri tegak, maju dan bergerak selalu. Selain itu, Mempertahankan 'proses' perjalanan yang sedang dirasakan dengan keihklasan serta sabar. Bersabar menanti hasil yang akan mengubah keadaan 'sulit' menjadi suatu kebanggaan.

Bergerak tidak boleh diam  dalam proses, perjalanan, dan usaha menuju suatu impian walau hanya satu detik. Mental harus benar-benar kuat, siap dan keras melawan setiap sesuatu yang menghalangi gerak langkah yang dilakukan. Impian harus besar dan keinginan harus benar-benar dengan keyakinan yang tidak ada ragu. Bergerak artinya tidak malas melakukan tindakan, berbuat untuk sesuatu yang sudah diimpikan.

Nah, Tugas Kita di 'sini' adalah Menjaga mimpi-mimpi yang kita inginkan agar tetap terjaga untuk diperjuangkan. Selamat mencoba !

#bergerak #proses




Jumat, 07 Desember 2012

Mau Kuliyah Gampang ? Bisa

'mau kuliyah gampang? buat dulu perencanaanya' [#al noor]


Ada sebuah artikel yang 'penulis' baca di kompasiana, yang berjudulkan Mau Liburan Berkesan? Buat Dulu Perencanaanya. Tulisan yang menarik untuk dibaca karena judulnya begitu cocok. Tapi, bukan bermaksud ingin membahas artikel menarik ini, hanya saja ingin menulis judul artikel yang mirip tapi hampir sama dengan catatan yang cocok untuk dibaca itu. Tulisan yang akan dihadapkan kepada teman-teman blogger semua membahas tentang perencanaan yang membantu untuk mencapai kesenangan, berkarya dan menjadi orang besar.

Penulis sangat berharap, artikel singkat ini dapat memberi kesan berarti, menarik dan cocok untuk dibaca bagi teman-teman blogger yang aktif ngeblog, seperti ini. Perencanaan yang akan dibahas adalah berkaitan dengan seorang pelajar, mahasiswa atau peserta didik diberbagai macam, bentuk dan jenis perguruan tinggi yang ada di belahan dunia ini. Seorang pelajar, mahasiswa dan peserta didik harus merencanakan masa depannya.



"kuliah yang rajin, tidak sering absen dan suka bertanya/berdiskusi"

Dimulai dari cara mencari ilmu di sekolah, kampus universitas, dan perguruan tinggi. Mari kita rencanakan terlebih dahulu. Sebagai seorang pelajar ataupun mahasiwa, menghadiri mata kuliyah setiap hari adalah kebutuhan dan kewajiban yang tidak bisa ditoleransi. Disini, seorang pelajar ataupun mahasiswa, kita harap bisa rajin mengikuti mata kuliyah dari dosen dikampus. Rajin masuk dalam setiap pelajaran harus terencanakan terlebih dahulu. 

Dapatkan, satu ! kita lanjutkan.

Dalam pelajaran yang ada dikelas, kampus (kuliyah) ataupun perguruan tinggi, sangat diharapkan peran aktif dengan bertanya dan suka berdiskusi. Karena, yang ini dapat membantu, menambah ilmu, wawasan dan pengetahuan umum.

"baca buku, merangkumi dan menghafalkan yang penting untuk diingat"

Teman-teman yang masih setia, perencanaan dilanjutkan!
Tidak dipungkiri lagi, bahwa buku sebagai sumber ilmu. Nah, diharapkan dari  seorang pelajar, mahasiswa ataupun peserta didik, agar bisa menggunakan waktunya dengan membaca buku. Dikampus, kelas, kuliyah ataupun sekolah untuk membaca buku. Dirumah juga harus terencana seperti ini. Karena dengan membaca, ilmu yang dapat akan lebih banyak. 

Dapatkan, beberapa ! kita lanjutkan.

Membaca buku, bukanlah sekedar membaca. Tapi, membaca yang bermanfaat. Seperti apa? Membaca, merangkumi dan menghapalkan yang penting untuk dihapalkan. Begitulah membaca yang bermanfaat. Cara membaca yang mesti, harus dan wajib terencanakan. 

"berikan masing-masing anggota tubuh dari hak-haknya, tanpa korupsi dan menguranginya"

Kita sambung, yuk !

Aktivitas yang banyak akan melelahkan anggota tubuh dan badan sehat kita. Nah, kita perlu menjaga kesehatan badan. Anggota tubuh sehat ini harus mendapat waktu istirahat yang terencana, agar tidak terlalu capek. Seperti itulah seorang pelajar, mahasiswa dan peserta didik yang bisa menikmati masa belajarnya dengan tubuh yang sehat, kuat dan tidak gampang sakit. Maka, kita harap mereka bisa memberikan anggota tubuh, apa yang menjadi hak-haknya.



Inilah tulisan yang ada, semoga ada yang bisa diambil. Terima kasih telah mengunjungi (saya). 'mau hidup sukses? buat dulu perencanaannya.' hhe... 

#al noor

Rabu, 05 Desember 2012

Usaha Sendiri

"tangan diatas lebih mulia dari tangan dibawah, karena dengan begitulah seseorang berusaha bukan meminta-minta" [al noor]

Tidak baik rasanya kalau harus merendahkan diri karena tidak mau berusaha dan melakukan yang terbaik untuk maju. Meminta orang lain untuk kebutuhan pribadi merupakan salah satu contoh kerendahan yang sangat buruk dipandang. Tidak baik karena merendahkan kemampuan diri yang sudah ada.

Bukan tidak bisa, tapi karena malas berusaha. Mengandalkan orang tidaklah menjadikan kemudahan tapi kehinaan sebagai fitrah manusia yang mulia. Karena dengan mengeluarkan keringat dalam usaha akan membuat kepribadian kita tetap terhormat. Oleh karena itu hidup terhormat atau hanya terhina dengan apa yang kita sebutkan tadi.

#al noor


Kamis, 29 November 2012

Berpikir atau Berkhayal ?

"Sibuklah dengan perbuatan-perbuatan baik dan jangan sebaliknya. Sesuatu yang buruk, yang dilarang oleh agama (fitrah manusia) akan membuat hati lebih berduka"

Sendirian diruang tamu rumah kecilku di Lebanon, aku berhayal sedikit mengenai kesuksesan orang-orang hebat, para Tokoh yang dikenal dan yang lainnaya. Berhayal sambil menuliskan beberapa poin-poin bermakna dari apa yang dihayalkan dalam memori pikiranku.

Poin-poin yang tertulis ini kuanggap sebagai hasil lamunan berhasilku dalam sepi, ketika sendiri itu. Nanti kuceritakan, seperti apakah yang ada dalam benakku waktu itu. Kuingin engkaupun
( teman blogger ku) tahu, apa yang sedang kubayangkan dalam pikiranku.

Sebenarnya tidak banyak yang kupikirkan. Singkat dan sedikit. Hanya saja (menurutku) penting untuk diketahui sehaingga sangat layak untuk dicatat diatas blog yang menjadi kepanggaan kita ini (^_^). Kuharap engkau suka dengan tulisannya, dan menikmati catatan-catatan yang ada.

Pelajarilah kehidupan 

Sejatinya, kita sebagai seorang insan adalah makhluk ciptaan hebat yang mempunyai kualitas tinggi. Tidak ada yang mendapat pengecualian. Hanya saja kehidupan yang sudah diberikan oleh Yang maha Kuasa ini, harus menjadi tempat untuk menunjukkan besarnya kualitas yang kita miliki.

Dalam hidup, seolah-olah kita sedang berada dalam dimensi ruang dan waktu belajar. Layaknya seorang anak yang sedang berada di bangku sekolah, kuliahan dan sebagainya. Nah, dari sinilah kita  menjadi seperti sedang belajar dari guru-guru kehidupan. Sedang menambah kualitas bermutu kita dari lingkungan yang kita tempati. Inilah yang saya sebut dengan Universita Kehidupan. Oleh sebab itu, pelajarilah Kehidpan yang sedang engkau lalui.

Kuasailah Perbuatan-perbuatan yang Baik

Sebelumnya sudah kita telusuri sedikit mengenai universitas kehidupan. Sekarang, waktunya untuk memanfaatkan amanah Tuhan yang ada pada diri setiap insan, untuk meningkatkan kualitas dan mutu pribadi kita dengan mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Sang Pencipta Allah -subhanahu wataala-. Karena Perbuatan baiklah yang meningkatkan mutu dan kualitas, yang mencakup nilai-nilai baik seperti yang sudah ada dalam kewajiban setiap Insan dari perintah Allah -subhanahu wataala-. Dan karena perbuatan buruk itu akan menambah duka yang lebih sakit. Itu juga sudah termasuk dalam ruang dimensi larangan Allah -subhanahu wataala-.


Tadi, saya katakan diawal catatan ini, poin-poin yang saya pikirkan akan diceritakan. Inilah dia yang saya maksud dengan poin-poin bermutu itu.

pertama adalah berupa saran dan ajakan untuk lebih mempelajari kehidupan di dalam rung dimensi dan waktu yang kita miliki.

kedua adalah berupa saran 'lembut' untuk memperbanyak perbuatan-perbuatan baik agar menjadi kebutuhan dalam meningkatkan 'mutu' kehidupan dan mempertajam rasa 'taqwa' kepada Sang kholik 'azza wajalla.

Terakhir, saya berharap kepada semua teman blogger, agar menjadi insan-insan yang berkualitas tinggi. Wa jazaakumulloh khoiron ...


#rahmat #Ilahi

http://edukasi.kompasiana.com/2012/11/30/memiliki-kualitas-yang-berarti--507151.html


Jumat, 29 Juni 2012

Be courageous and Keep fighting !!!

Mengambil Ilmu #al noor dari Islam

Memang sulit untuk mengubah kebiasaan yang sudah lama, walaupun sebenarnya bisa. Siapa saja yang punya keinginan besar untuk mengubah kebiasaannya, kemudahan dan cara mengubahnya akan ada. Hanya saja butuh kesabaran dan memperbanyak mencari jalan, dan cara. Mencoba dan mencoba lagi. Kebiasaan baik dan buruk adalah hal yang ada dalam kehidupan.


Kondisi diri selalu berubah-ubah. Layaknya seperti lidah yang merasakan pahit dan manisnya makanan. Tidak seorangpun yang meiliki keadaan hidup yang tetap. Karena, itu adalah warna dari kehidupan. Pergantian dari satu keadaan dengan yang lainnya bagaikan ketidak tetapan mendung yang ada di langit. Pergantinnya dengan terangnya matahari sangat cepat.


Sebagai seorang muslim yang ditunggu perannya dalam bidangnya untuk dakwah, kemampuan untuk mengontrol kebiasaan dan keadaan diri sendiri harus ada dan sangat penting. Karena itu sudah menjadi tanggung jawab diri sendiri. Kedewasaannya akan di tandai dengan kelakuakuan dan kebiasaannya, baik dan buruknya menjadi lambang kemandiriannya.



Mahasiswa adalah seorang terpelajar yang dewasa dan mandiri. Ia harus mampu memberikan peran penting dalam kehidupan bersosialnya. Sedikit banyaknya, ia harus bisa menunjukkan kepada semua orang bahwa hidup itu penuh dengan ketidakpastian, banyak tantangan, dan perlu adanya persiapan untuk bersaing dengan yang lainnya. Karena hidup adalah untuk yang Maha Hidup. Berkorban dengan jiwa dan raga.

Mengubah kebiasaan yang tidak baik adalah langkah menjadi orang yang lebih baik. Belajar dari pengalaman, baik itu dari pengalaman yang di miliki ataupun pengalaman dari orang lain. Saat keadaan yang ada di depan mata selalu berubah-ubah, yang kadang senang, bahagia, ataupun sedih dan susah, maka harus menjadi pribadi yang siap untuk menghalau itu semua. Karena inilah keadaan yang bisa menjerumuskan seseorang jika belum bisa untuk mengontrol kadaan diri tersebut.


Mengenal identitas sebagai seorang insan itu sangat perlu untuk didiskusikan Membuat sebuah gambaran, peta perjalan hidup, yang akan membantu menyelesaikan setiap permasalahan yang di hadapi. Identitas itu adalah tujuan hidup yang sebenarnya. Sehingga bisa melihat tantangan, kesuksesan dan keuntungan yang akan dilalui.


Sebagai seorang muslim, dapat kita uraikan beberapa tujuan hidup yang di isyaratkan dalam beberpa ayat alQuran. Peran yang membantu menyesuaikan diri dan menempatkan posisi diri dalam keadaan yang benar dan kondisi yang tepat.


Saya mencoba menuliskan beberapa peran seorang muslim dalam hidupnya, yang bisa mengendalikan kelakuan seseorang semakin produktif dan memiliki hidup yang lebih baik.


Pertama, kita adalah makhluk terbaik yang di perintahkan oleh Allah subhanahu wata’ala untuk menjadi khalifah-NYA di muka bumi ini. Tentunya dengan segala kondisi yang di hadapi, seorang muslim sudah mempunyai peran yang mulia dalam kehidupan ini. Melayani adalah sikap yang selalu di tunjukkan kepada semua makhluk, terutama kepada masyarakat secara umum. Sebagai makhluk terbaik Allah Azza wajalla, menjadi semangat untuk selalu tegar menghadapi segala yang ada. Kesiapan diri akan terjaga dengan baik dan maksimal. Ini sekaligus peran yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan seorang Muslim. Identitas seorang muslim adalah umat terbaik.


Kedua, seorang muslim adalah yang paling besar manfaatnya bagi orang lain. Inilah yang diharapkan dari semua orang, terutama sebagai seorang muslim. Untuk mengisi kehidupan yang lebih baik dan lebih berarti adalah dengan banyak melayani orang lain. Semakin banyak pasti hidup akan lebih bermanfaat. Identitas seorang muslim adalah menggapai pribadi yang lebih produktif.


Ketiga, saling menasehati dalam kebaikan. Ini merupakan sebuah peran penting juga yang harus di miliki agar kondisi diri dan kebiasaan yang lainnya semakin baik. Kejahatan apa pun yang terjadi, yang merusak keadaan hidup yang indah akan terminimalisir dengan adanya sikap dan peran yang satu ini. Karena tiada kejahatan, selama kebaikan masih di tegakkan. Identitas seorang muslim adalah penebar rahmah bagi sekalian alam.


Tiga hal tersebut di atas bisa menjadi gambaran hidup yang sebaik-baiknya, membantu seseorang untuk mencari identitasnya yang sesungguhnya, menggunakan peran penting dalam keadaan yang serba sempurna.


Peran ini bisa menjadi kebaikan yang tidak bisa di sepelekan. Karena ini menjadi kebiasaan orang-orang yang bahagia hidupnya. Sehingga hidup seseorangpun bisa lebih baik, dan mampu bersaing dalam kebajikan.


Identitas seorang muslim yang sesungguhnya adalah khalifah di muka bumi ini, menebar rahmat dan kebaikan dari segala sisi. Peran itu harus di manfaatkan agar kehidupan semakin jelas, bahagia dan lebih baik. Di butuhkan usaha, keberanian, ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya. Be courageous and keep fighting [RIS]

Semoga bermanfaat.

Tersenyumlah, Kawan !

Tersenyumlah, Masa Depanmu ada ditanganmu

"orang-orang yang mengetahui jauhnya perjalanan akan menyiapkan bekal yang sesuai, tidak lalai, sadar dan mengambil keputusan yang di sertai dengan kesadaran"


Masa depan memang perlu di pikirkan sejak masa muda, supaya ia menjadi masa depan yang berarti. Kalau sejak masa tersebut sudah terencanakan, maka langkah selanjutnya yang akan muncul adalah kesungguhan menggapainya, betul? Dengan demikian masa depan pun sudah bisa di gambarkan walaupun masih sebagai impian.


Masa depan adalah masa seseorang mulai mempunyai cara hidup yang sudah pasti dan sudah memiliki pekerjaan yang tepat. Bisa di artikan juga bahwa ia adalah masa yang akan di rasakan setelah memiliki keluarga baru. So, inilah masa kehidupan yang lebih menantang dari masa-masa sebelumnya (masa kecil, masa remaja dan anak muda ). Pada masa tersebut seseorang itu akan merasakan sebuah tanggung jawab baru yaitu tanjung jawab mengurusi kehidupan sendiri dan keluarga (baru). Dan inilah tanggung jawab yang sangat besar dan lebih mandiri.


Dalam bertindak harus di sertai dengan kesadaran. Menyadari apa yang dilakukan dan mengetahui apa yang  di harapkan. Begitu juga dengan mengambil keputusan. Supaya lebih percaya diri dan konsentrasi selama bekerja. Setiap pekerjaan membutuhkan kesungguhan dari orang yang melakukannya. Kemaksimalan suatu kinerja tersebut bergantung pada besarnya kesadaran dan pengetahuan yang di miliki terhadap suatu pekerjaan tersebut


#sebuah harapan besarku untuk bisa melakukan introspeksi diri dalam mengambil langkah-langkah yang berarti. #Langkah yang punya semangat, senang, dan penuh ambisi


"Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan di akhirat, kemudian selamatkanlah (kami) dari siksa api neraka-MU" (Doa sukses, QS.ALBAQOROH)


 BISA !!!

TSM (tenang, senang, dan menang)

JUST SMILE EN KEEP FIGHTING, GUYS!...  (aLL iS wELL) 

Senang, memang sikap kita kadang-kadang berubah dan tidak selalu tetap. Terkadang kita sedang pusing karena di hadapkan dengan masalah. Terkadang kita juga senang karena mendapat keberuntungan. Namun, kita tidak akan mendapatkan kesenangan dari orang lain, atau kita hanya mendapatkan kesenangan dari diri kita sendiri. Kesenangan kita adalah bersumber dari diri kita sendiri. 

Tenang, sering kita merasa bahwa masalah yang sedang kita hadapi adalah masalah yang besar. Kita juga sering menganggap masalah kita sudah tidak mempunyai solusi. Namun, sebenarnya itu hanyalah sebuah ketakutan yang kita hasilkan dari pikiran kita sendiri. Sebenarnya kitalah orang pertama kali yang mengatakan bahwa masalah kita besar, tidak punya solusi, dan sebagainya, dan sebagainya.

Masalah, sungguh! masalah itu tidaklah ada kecuali solusi untuk menyelesaikan masalah itu juga sudah ada, dekat dengannya. Terlalu banyak orang yang tidak mengetahui bahwa masalah yang sedang di hadapinya adalah masalah yang tidak besar sama sekali karena telah ada ‘kok’ solusi pada masalah tersebut.

Sebagai seorang muslim, kita sudah paham mengenai hal tersebut. karena dalam akhir surat albaqoroh, Allah azza wa jalla, sudah menerangkan dengan sangat tegas bahwa, tiada masalah yang di hadapi oleh seseorang itu kecuali sesuai dengan kemampuan yang ia miliki untuk menyelesaikannya. Kemampuan tersebut merupakan tanda yang sudah benar akan benarnya kedekatan solusi penyelesaan di setiap masalah yang sedang di hadapi oleh seseorang itu.
"Tenang, sering kita merasa bahwa masalah yang sedang kita hadapi adalah masalah yang besar. Kita juga sering menganggap masalah kita sudah tidak mempunyai solusi. Namun, sebenarnya itu hanyalah sebuah ketakutan yang kita hasilkan dari pikiran kita sendiri. Sebenarnya kitalah orang pertama kali yang mengatakan bahwa masalah kita besar, tidak punya solusi, dan sebagainya, dan sebagainya"

Janganlah karena masalah harus putus asa. JANGAN!! Janganlah, karena sebuah ujian dari Tuhan untuk sebuah keyakinan yang kita miliki harus membuat kita pusing. JANGAN!! Karena, setiap masalah ada solusinya, dan itu dekat dengan kita (jadi, tidak usah pening). Setiap ujian dari Tuhan ada nilainya, dan itu baik ujian yang enak ataupun tidak enak (jadi, jangan putus asa).

Tenang, marilah kita menenangkan pikiran kita setiap kali mendapat masalah dalam kehidupan. Belajarlah karena masalah tersebut. belajarlah karena ingin mendekati solusi yang bisa membantu kita untuk mengetahui penyelesaian masalaha tersebut.

Dan bersenang-senanglah denga ujian dari Allah azza wa jalla, karena ujian yang baik ataupun yang buruk adalah untuk mengangkat derajat kita di sisi Allah azza wa jalla. Semangat dan jangan pernah sedih, kecewa, atau putus asa. Just Smile, en keep fighting guys!... (wallaohu a’lam) [RIS]


Semoga bermanfaat !!!

Pembakaran atau Pembongkaran ?

MEMBONGKAR SEMANGAT YANG HILANG*

"sikap percaya diri dan optimis akan membantu menyelesaikan usaha yang sedang kita lakukan, dan membuat kita semakin semangat dan lebih kreatif. Karena kita yakin bahwa usaha kita bisa berhasil dengan baik"  [#al noor]

 Oke, sering kita menghadapi halangan-halangan dalam aktivitas sehari-hari. Ada yang membuat kita malas bekerja, takut mencoba, dan sebagainya dan sebagainya. Itulah ragam corak, dan warna warni kehidupan yang masing-masing orang memilikinya. Banyak yang harus di lalui dan kita harus siap dengan hal-hal tersebut.

Baiklah, semuanya akan baik, jika kita tidak pernah mengeluh dan menyerah. Karena semua yang menghalangi kita tidaklah lebih sulit apa yang di bayangkan oleh orang-orang yang sudah menyerah. Apapun halangan yang kita hadapi, haruslah kita lalui dengan siap dan penuh rasa percaya diri. Karena, tidak ada tantangan seseorang itu lebih besar dari kekuatan yang ia miliki. Ini harus selalu kita ingat.

"Hilangkanlah sikap yang membuatmu merasa jatuh tersebut dan gantilah ia dengan sikap-sikap orang yang bersemangat besar, seperti percaya diri dan optimis tidak pernah menyerah sebelum usahanya berhasil" 

Oke, menyerah bukanlah memberikan ketenangan. Ia juga tidak akan menambah kebahagiaan kita. Akan tetapi, menyerah bisa menambah besarnya halangan yang sedang kita hadapai dan mengurangi rasa percaya diri. Nah, oleh sebab itu, meninggalkan sikap menyerah tersebut adalah cara kita untuk memberikan jalan bagi kita menyelesaikan halangan yang sedang kita hadapi, yakan?

Baiklah, sebenarnya semua orang bisa menjalani aktivitas kesehariaannya dengan bahagia. Karena kita adalah makhluk Allah ‘azza wa jalla yang paling sempurna di antara makhluk-makhluk-NYA yang lain, seperti malaikat, hewan dan tumbuh-tumbuhan. Caranya cukup mudah dan sangat simpel, hanya dengan memiliki sikap percaya diri dan menghilangkan rasa putus asa dalam berusaha kita akan merasakan betapa indah nya sudah, apa yang sedang kita nikmati. Usaha kitapun menjadi sebuah kesenangan dan akan menghasilkan kebahagiaan untuk diri kita sendiri.

Oke, jangan menjadi orang yang tidak mau berusaha, tapi  ingin sukses. Jangan seperti orang yang ingin bahagia tapi selalu merasa tidak bisa. Hilangkanlah sikap yang membuatmu merasa jatuh tersebut dan gantilah ia dengan sikap-sikap orang yang bersemangat besar, seperti percaya diri dan optimis tidak pernah menyerah sebelum usahanya berhasil.
Baiklah, sebagai seorang muslim mari kita berusaha mencapai kesuksesan dengan percaya diri, dan optimis. Mari kita anggap halangan dan tantangan yang sedang menguji di hadpan kita seperti debu yang mudah di lempar oleh angin. Dan mari kita wujudkan apa yang sedang kita cita-citakan, meraih masa depan yang lebih baik.

Baiklah, sikap percaya diri dan optimis akan membantu menyelesaikan usaha yang sedang kita lakukan, dan membuat kita semakin semangat dan lebih kreatif. Karena kita yakin bahwa usaha kita bisa berhasil dengan baik. (wallahua’lam)


Semoga bermanfaat !!!
"Tulisan ini bukan lah untuk mengurui, akan tetapi berusaha untuk bersama-sama mengamalkannya 'bagi yang mendapatkan hikmah (pelajaran)"

Berdoalah kepada Tuhan-mu


"...harapan-harapan sering menjadi sebuah batu lonjatan yang menambah ketinggian semangat yang ada dalam diri kita. Karena, tanpa kita sadari bahwa rencana itu adalah sebuah langkah awal yang menjadikan kita semakin positif dan yakin akan kesampain di waktu yang mungkin sekarang belum kita ketahui"

Kembali menuliskan catatan kecil ini, untuk membiasakan bagaimana menambah ide-ide baru dalam menulis. Memang sih, ide itu gak pernah habis. Yah, gak ada habis-habisnya. Namun, terkadang kita belum siap untuk merespon berjuta-juta ide dalam pikiran kita.


Keyakinan saya tidak akan saya biarkan untuk memudar atau pergi. Apalagi harus hilang dan meninggalkan saya. Karena, menulis akan menjadi sebuah kreatifitas dan hobi walaupun sekarang belum. Berharap,suatu saat akan menjadi seorang penulis BESAR.


Kali ini saya kembali semangat bahkan lebih dari itu, semangat dan berani. Yah, sambil berdoa dalam shalat (abis ujian di kampus, materi  : perundang-undangan di Negara Lebanon), saya berdoa kepada Allah ‘azza wa jalla dengan menyebutkan harapan-harapan yang ingin dicapai. Apa yang saya lakukan tersebut ternyata mempunyai energy positif yang membuat saya semakin yakin dengan tujuan-tujuan dan mimpi-mimpi yang sudah saya tanamkan. Saya yakin saya bisa, saya bisa kalau saya mau.


Saya baru sadar, ternyata dalam berdoa, saya sedang mengadukan banyak hal kepada Allah ‘azza wa jalla. Dan tanpa saya ketahui, ternyata saat itu sedang menambah semangat dan keberanian pribadi saya untuk meraih apa yang ingin dicapai sesuai dengan apa yang saya inginkan.


Harapan-harapan sering menjadi sebuah batu lonjatan yang menambah ketinggian semangat yang ada dalam diri kita. Karena, tanpa kita sadari bahwa rencana itu adalah sebuah langkah awal yang menjadikan kita semakin positif dan yakin akan kesampain di waktu yang mungkin sekarang belum kita ketahui.


"sukses dunia dan masuk surga dengan ridho-NYA"

Pada intinya lebih dari sekedar mengharap, karena saat kita sudah mempunyai harapan,berarti tinggal mengusahakannya. Dengan tulisan ini saya sangat berharap semakin semangat dan berani melawan tantangan ‘sukses’ dalam mebuat hal-hal baru.


Menulis catatan ini, untuk mempermudah dalam memikirkan arah dan tujuan yang ingin saya capai dalam kehidupan. Tujuan yang tidak kalah baik dengan orang-orang yang sudah sukses. Tujuan akhir yaitu, sukses dunia dan masuk surga dengan ridho-NYA .


Harapan ini tertulis sudah. Pesannya : mari memperbanyak doa dan berharap. Kemudian, jadilah Muslim yang selalu optimis.

Bloggers