‘Demi masa,
sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian kecuali orang-orang yang
beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat-menasehati supaya mentaati
kebenaran, dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran’ ( QS. 103 :1-3)
Awal Bulan Maret ini…
Saya mulai tulisan ini dengan rasa syukur kepada Allah
taala, atas limpahan nikmat yang sampai saat ini msih saya rasakan.
Solawat dan salam untuk Nabi Muhammad (allohumma solli
wasallim alaih) pemimpin umat yang ikhlas, berdakwah dan para Sahabatnya (rodiyallohu
anhum ajmain)
Waktu…
Ia begitu penting.
Kita dapat membagi waktu menjadi dua, yaitu:
1.
Waktu Dunia
Yaitu waktu berbekal diri menuju hari perhitungan, hari
akhirat.
2.
Waktu Akhirat
Yaitu waktu yang kekal abadi selama-lamanya.
Kehidupan yang ditentukan oleh ‘bekal’ yang kita
persiapkan selama hidup di waktu dunia (waktu pertama). Jika lebih
banyak kebaikannya (amal saleh) maka selamatlah ia, alias bahagia.
Namun, sebaliknya jika timbangan dosanya lebih banyak
dari amal salehnya maka kesengsaraannya yang akan menimpa. Naudzu billah…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar