Selasa, 19 Juli 2016

Mahasiswa Perbanyak Silaturrahmi dengan Ulama di Lebanon

Bertemu dan silaturrahmi dengan Para Guru dan Masyaikh yang ada di Lebanon terkadang menjadi hal yang meninggalkan kerinduan bagi yang sudah menyelesaikan studinya disini. Aku sendiri tidak mau seperti itu! Inisiatif beberapa mahasiswa yang masih dalam proses studi, menghabiskan waktu kosongnya atau lebih tepatnya mengambil kesempatan untuk belajar dengan Masyaikh. Dengan begitu, akan selalu bertemu minimal 2 kali dalam seminggu.


Melihat wajah dan tatapan para Ulama selalu menambahkan kerinduan pada Surga dan Penciptanya, Mengingatkan Nabi Muhammad dan Yang Mengutusnya. Keridhaan serta rasa qonaah dalam jiwa mereka memancarkan ketenangan lahir dan batin bagi. Dengan keberwujudan para Ulama, dunia ini masih tetap tentram dan nyaman, berkah dan amanah. Tentu, mengambil dan menyerap keilmuan mereka adalah usaha dan tugas para santri dan mahasiswanya.

Hari itu, bertemu dengan salah seorang Ulama kharismatik Lebanon di Mesjidnya. Mesjid terbesar pertama di Kota Beirut. Letaknya tepat ditengah-tengah Pusat Kota, Downtoun, BeirutSouks. Mengahdiri majlis ilmu bersama santri dan mahasiswanya. Bertanya dan berdiskusi antara kami membuat suasana mejlis yang dihadiri dan didoakan para Malaikat itu, semakin berwarna dan menyenangkan.

Beliau, Syeikh Amin el Kurdie, Amin fatwa Republik Lebanon. Wajahnya masih terlihat begitu muda, dan bersahaja. terlihat sangat tawadhu' dan memancarkan sinar keilmuwan para salafus soleh. Hari itu, ia menjelaskan kitab karya Imam nawawi ad Dimasqi, Aadabul fatwa wal Mufti wal Mustafti

Dibawah ini, ada foto saya dengan Beliau. Alloh Yahfazhohu...



Summer di Lebanon bagi Mahasiswa


Hello Summer! Tahun ini kali ke-4 aku tidak berkumpul dengan keluarga saat-saat bahagia dihari lebaran. Setelah tahun 2015 yang lalu aku libur lebaran bersama mereka di kampung Indonesia. Banyak alasan yang membuat diriku tidak mengambil liburan panjang musim panas ini, seperti sebelumnya. Diantaranya karena aku ingin menyiapkan hal-hal yang berkaitan tentang haji.Ya! Alhamdulillah tahun 2016 ini aku terpilih menjadi utusan mahasiswa untuk membantu jamaah haji Indonesia nanti di Arab Saudi. Setelah mengikuti seleksi yang dilakukan oleh KBRI Beirut di Lebanon.
Lebanon yang sudah aku tinggali selama 5 tahun, selalu menarik untuk dilihat dan dirasakan keindahan negaranya. Tahun 2011 aku sampai di Beirut, Rafiq Haririe International Airport dan sekarang sudah pertengahan tahun 2016.Owh..sudah lama. atau masih baru. Baru 5 tahun saja. Keindahan yang membuat orang yang melihatnya tal mau meninggalkan Beirut. Musim panas menjadi liburan panjang bagi semua warga Pelajar dan Mahasiswa di Lebanon. Budaya eropa, lebih jelasnya, Paris sudah bisa dilihat dari cara WN Lebanon menikmat tempat-tempat yang ramai dikunjungi Wisatawan dalam dan Luar Negru. Tapi tidak sedeikit juga dari mereka yang menghabiskan waktunya berlibur di luar negri. Owh! Kalau punya tabungan di bank, aku juga mau liburan ke Turki. ehehe
Ups.. jadi jelas sudah, sangat banyak sekali pengalaman yang aku dapatkan dari Negara kecil di timur tengah ini. Pembelajaran dari apa yang aku lihat, apa yang aku dengar dan apa yang aku rasakan dari masyarakat arab yang sudah terlihat seperti orang-orang Prancis. Bahasa yang mereka gunakan, sebagian besarnya juga adala bahasa prancis, dalam komunikasi sosial dan sekolah serta perkuliahan. Makanya, tidak heran jika bahasa prancis, ada beberapa kata yang sudah di arabkan. Salah satu contoh adalah Shokhrotu l Rawche. Ini adalah nama tempat yang sering dikunjungi para wisatawan di Pantai dekat Kota Beirut. Nah, Shokhroh dari bahasa arab, artinya batu. Sedangkan Rawche dari bhs Prancis, artinya Batu Karang. Itu dia, Karena Lebanaon pada asalnya adalah jajahan Prancis.
Apa yang dilihat di Musim Panas tahun 2016 :
  1. Cuaca di Lebanon saat musim panas bisa mencapai 38-40 C. Maka tidak heran jika di sepanjang jalan dekat pantai, banyak sekali ditemukan wanita-wanita yang senang dan lebih suka dengan pakaian yang serba tipis. Tidak lain, karena ingin mengurangi rasa gerah dan panas. Tapi, tidak sedikit juga dari Wanita-wanita hijaber ditemukan di sepanjang kota Beirut di Lebanon. Dan mereka itulah yang benar-benar kuat imannya dan keislamannya.
  2. Lembaga-lembaga pendidikan banyak yang libur, tapi tidak jarang juga instansi-instansi pendidikan yang mengadakan summer school selama libur musim panas.
  3. Mahasiswa dan Pelajar Indonesia se-Lebanon yang tergabung dalam organisasi PPIL, akan bersinergi dengan KBRI Beirut dalam melakukan banyak kegiatan, tentun disambut baik oleh Dut Besar. Karena, membantu mempromosikan budaya Indonesia di tengah-tengah masyarakat Lebanon.
  4. Sebagiam dari mahasiswa mengambil waktu liburan musim panas untuk kembali ke Indonesia. Yang nantinya ingin kembali pada saat Tahun Ajaran Baru, mulai di buka.
Oke.. Guys.. Inilah  Catatan dari Beirut, dan aku masih berlibur. Yuk, mari menikmati waktu kosong bersama di Negri Kahlil Gibran

Sabtu, 22 Maret 2014

Ilmu Sebagai Perantara (l washelah laa ghayah)

Banyak org mencari ilmu, untuk dapat kerjaan denga ijazah yang ia dapatkan di Kampusnya. Tidak sedikit juga yang mencari ilmu dengan niat agar bias mengajarkan ilmunya bagi orang lain. Keduanya merupakan salah dua contoh tipe para pelajar, mahasiswa atau orang yang sedang mencari ilmu. Tapi manakah yang tentunya menjadi pilihan terbaik Anda ? Manakah yang bias kita contoh ?

 Ilmu adalah an-nuour, cahaya yeng bersinar di hati seorang mukmin dan yang mencari ilmu. Menerangi hati untuk selalu berbuat dan beramal didunia hanya untuk Allah SWT. Semakin lama ia mencari ilmu, maka semakin banyak lah pancaran sinar ilmu itu di dalam dirinya sehingga perbuatan nya selama 24 jam setiap harinya memancarkan sinal ilmu yang ia pelajari. Inilah yang dinamakan akhlak, pancaran cahaya ilmu terlihat di kehidupan para pencarinya

Apabila seseorang dengan usaha yang maksimal dan semangatnya menecari ilmu untuk dpt menjadi pribadi yang mulia, diridhai oleh Tuhan maka ia telah sampai pd makna ilmu spt yang sudah kita coba definisikan diatas. Dengan ilmu kita mengenal makna kehidupan, juga dengan ilmu kita mengenal Allah SWT, dari kekuasaan nya yang tersebar di alam semesta. [wallah a’lam bis shawab]

Selalu Berkarya

Ilmu adalah an-nuour, cahaya yeng bersinar di hati seorang mukmin dan yang mencari ilmu. Menerangi hati untuk selalu berbuat dan beramal didunia hanya untuk Allah SWT. Semakin lama ia mencari ilmu, maka semakin banyak lah pancaran sinar ilmu itu di dalam dirinya sehingga perbuatan nya selama 24 jam setiap harinya memancarkan sinal ilmu yang ia pelajari. Inilah yang dinamakan akhlak, pancaran cahaya ilmu terlihat di kehidupan para pencarinya.

Akhlak begitu penting untuk dibicarakan. Islam datang dimuka bumi, melalui utusan Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak manusia.  Nabi Muhamad adlh suri tauladan umat islam dalam mengamalkan akhlak, mencari ilmu dan dalam segala hal.

Renungan!’
Kalau Anda sedang mencari ilmu, dan ilmu Anda belum memberikan ketenangan dalam kehidupan berarti ada yang kurang dalam ilmu atau jalan yang Anda tempuh untuk ilmu itu.

Kalau Anda saat ini mencari ilmu tapi ilmu yang Anda dapatkan belum memberikan akhlak yang baik di hadapan orang lain, adalah hal tsb merupakan tanda bahwa Anda belumlah Pencari ilmu yang benar, sesua dengan makna dan definisi ilmu serta tujuan dari mencari ilmu tsb.

Lakukanlah hal tsb dibawah ini:
Perbaikilah Niat atau tujuan Anda dari sekarang, karena :
1.       Ilmu itu milik Allah SWT. Apapun bentuk dan disiplinnya. Percayalah bahwa Anda akan mencarinya dan menggapainya

2.       Ilmu adlah perantara bukan tujuan. Ilmu yang kita cari adlah alat untuk bias mengenal Allah SWT, mengabdi sesuai syariat yang diturunkanNya, dan mencari RidhaNya (dunia-akhirat)

3.       Mintalah ilmu kepada Tuhan, karena Para Nabi dahulu juga berdoa pd Nya dan meminta agar supaya ilmu mereka ditambah.


(inilah tulisan pagi sabtu kali ini dari hamba Allah SWT yang sedang dalam perjalanannya mencari cahaya dan ingin menyinari bumi Pertiwi dandunia dengan cahaya Islam) Jazakumullah Khairan, Wabarokallah fiekum …

Senin, 13 Mei 2013

Menanti dengan Usaha dan Doa

Sebesar apapun masalah yang sedang engkau lalui sobat, bersabarlah dan tatap kedepan dengan gagah. Kuatkan niat dan langkah mu untuk maju.

Bersemangatlah...

#menyendiri dalam sedih yang dalam di akhir semester II di Beirut Lebanon. #lagi berhadapan dengan se'cuil' masalah.

Kamis, 14 Februari 2013

Menikmati Senyuman Yang Indah

Mengingat sudah semakin majunya teknologi canggih setiap harinya didalam kehidupan ini, tentu menandakan bahwa menikmatinya pun sudah bisa dirasakan bagi setiap orang yang mau. Bahaginya dengan menikmati setiap produk-produk yang semakin canggih muncul dipasaran.

Sebagai, orang biasa yang merasakan banyak kesusahan dan kesulitan setiap harinya, dapat merasakan nikmatnya kalau bisa merasakan produk-produk canggih itu.

Tapi, semua akan indah pada waktunya. Hanya itu yang selalu menjadi motivasi dan semangat untuk terus melakukan sesuatu hal. Dan harapannya adalah suatu saat nanti bakal merasakan indah nya senyum yang terpancar di wajah dan menikmati produk canggih-canggih. hehehe.. POKOKnya SEMANGAT AJAH :D

Kamis, 07 Februari 2013

Untuk Kekasih yang Menunggu

Assalamualaikum ...

Kuterdiam memandang foto cantik yang terlihat sekilas dalam bayangan lamunku. Astaghfirullah, bukan bermaksud zina pikiran (padahal masih dihari-hari persiapan ujian semester ganjil tahun 2 ). Karena aku takut bermaksiat lebih banyak pada Sang Kuasa. Kuterbangun dari lamunan tak berartiku.

Ssst...
Kucoba bersabar terus untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah, ujian dan segala sesuatu yang dapat mempercepat proses perkuliahan yang sudah 2 tahun berjalan ini. Saat nya untukmu, untuk keemasan kita nanti.

Kuberharap kita akan dipertemukan lagi, diwaktu yang dekat, tepat dan sesuai jadwal yang kita nanti. :D

Kuharap kau dengar kau baca juga ini.


Bloggers